Selasa, 12 September 2017

Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir Bagi Pasangan Muda

Bayi Baru Lahir
Dalam sebuah pernikahan tentu setiap orang memiliki harapan dan tujuan yang ingin dicapai. Selain tujuan membina keluarga menjadi yang sakinah, mawaddah dan rahmah pasti pasangan suami istri ingin memiliki keturunan. Hal itulah yang sangat didambakan oleh setiap pasangan, berbagai macam usaha dilakukan untuk mendapatkan keturunan. Terlebih lagi bagi pasangan yang telah menikah lama namun kehadiran buah hati yang amat dinanti-nanti tak kunjung tiba. Maka bersyukurlah para pasangan muda yang sudah dikaruniai buah hati.

Bagi para pasangan muda maupun yang sudah tua pasti akan sangat bahagia saat tiba kehadiran buah hati. Terlebih bagi para kakek dan nenek tentu sangat bahagia jika ketambahan cucu dari salah satu anaknya. Namun kehadiran sorang bayi bukan hanya untuk dirayakan saja tetapi masih banyak tanggung jawab lainnya ketika sang buah hati telah lahir. Buah hati adalah titipan tuhan yang diberikan kepada ayah dan bunda untuk dirawat sebaik-baiknya dan dididik dengan sungguh-sungguh supaya ketika besar nanti tidak menjadi sampah masyarakat.

Kehadiran bayi tentu akan sangat mengurah tenaga dan emosi ayah dan bunda serta akan menimbulkan banyak kekhawatiran ketika terjadi sesuatu yang tidak biasanya pada sang bayi pasti para ayah dan bunda muda akan panik dan bingung harus bagaimana. Meskipun sebelum lahir adik bayi ayah dan bunda sudah menyiapkan segala sesuatunya mulai dari ranjang bayi hingga pakaian bayi tetapi saat bayi sudah lahir ternyata masih banyak yang harus disiapkan. Mungkin karena kekurangan pengalaman karena memang baru kali ini punya momongan yah.

Tapi tak perlu risau ayah dan bunda karena kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman ketika merawat bayi yang baru lahir. Apa sajakah yang harus dilakukan? Baca selengkapnya di bawah ini

1. Memberikan ASI

Biasanya bayi yang baru lahir tentu harus sering diberikan ASI disamping cepat lapar karena perutnya kecil, biasanya juga bunda memberikan ASI ketika bayi rewel atau nangis. Pemberian ASI pada bayi normalnya dalam sehari kisaran 8-15 kali. Dalam proses menyusui usahakan melakukan dengan posisi bergantian agar bunda merasa nyaman ketika menyusui.

Ketika bayi masih berumur 5 bulan kebawah jangan menyusui bayi ketika menangis, tapi susuilah bayi sebelum menangis atau berteriak-teriak. Sebab saat bayi menangis tentu ASI akan lebih sulit ditelan oleh bayi karena leidahnya tidak berada di posisi yang tepat untuk menelan air susu.

2. Memandikan Bayi

Bayi yang baru lahir juga butuh dimandikan setidaknya mandikan satu hari sekali atau dua hari sekali sebelum tali pusarnya lepas dan sangat dianjurkan menggunakan spons ketika mengusap tubuh bayi. Jika tali pusar sudah lepas bunda boleh memandikannya 2x dalam sehari dan ketika memandikannya jangan lupa memijat punggung bayi. Jadi bunda harus pelajari tips memijat bayi atau jika belum yakin memijat sendiri suruhnya tukang pijit bayi supaya tidak terjadi kejadiaan yang tidak diinginkan.

3. Jaga Kebersihan dan Keamanan Bayi

Pastikan saat ayah dan bunda menyentuh bayi tangan Anda dalam keadaan bersih sudah dicuci dengan sabun. Hal ini dimaksudkan agar bayi tidak terserang oleh kuman-kuman yang ada di kulit ayah dan bunda. Dan yang harus diperhatikan lagi adalah ketika menggendong bayi yang baru lahir adalah bagian kepala dan leher bayi karena tulang mereka yang belum kokoh sempurna.

Pastikan juga ketika bayi sedang tidur dalam keadaan aman, karena kebiasaan tidur bayi itu tidak selalu tenang dan tidak menentu jam tidurnya, jadi jangan sampai salah posisi ketika hendak menidurkan atau meletakkannya di atas ranjang. Karena akibatnya bisa sangat fatal.

Nah itulah tiga hal yang harus diperhatikan ketika merawat bayi yang baru lahir. Gampang-gampang susah memang tapi jika belum dicoba maka ayah dan bunda tidak akan pernah mengerti rasanya. Sebab ketika merawat bayi walaupun agak sulit tapi perasaan Anda pasti akan selalu bahagia terlebih lagi ketika bayi Anda tumbuh menjadi bayi yang lucu dan menggemaskan. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar